DEMONSTRASI AKSI BELA RASULULLAH SAW OLEH FORUM UMAT ISLAM BERSATU(FUIB) DIIKUTI SEKITAR DUA PULUH RIBU ORANG -->

DEMONSTRASI AKSI BELA RASULULLAH SAW OLEH FORUM UMAT ISLAM BERSATU(FUIB) DIIKUTI SEKITAR DUA PULUH RIBU ORANG

Jumat


Tabloid PutraPos | 
Makassar 
--Demonstrasi aksi bela Rasulullah SAW yang berlangsung  di Kota Makassar pada hari ini Jum’at 6 November 2020 diikuti oleh sekitar 20.000 massa dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi, aksi yang dikoordinir oleh Forum Umat Islam Bersatu(FUIB) ini berlangsung mulai Pukul 13.oo Wita dengan star awal aksi dimulai Masjid Al Markaz Makassar kemudian diadakan konvoi kendaraan menuju Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan.



aksi bela Nabiulah Muhammad SAW ini diadakan untuk menyikapi pernyataan kontroversial dari Presiden Francis Emmanuel Macron, Presiden macron menyatakan bahwa karikatur Nabi Muhammad adalah suatu bentuk kebebasan dan sah-sah saja dlakukan di Negara Francis bahkan Macron menyatakan bahwa agama Islam adalah agama teroris yang sedang diilanda krisis. Atas pernyataan tersebut telah menuai prostes dari umat Islam di seluruh penjuru dunia.



Setelah tiba di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan kemudian diadakan orasi diatas mobil yang dilengkapi dengan sound system, orasi ini dilakukan secara bergantian ini intinya mengecam    pernyataan Presiden Francis Emmanuel Macron. Salah satu orator Ust Mukhtar Dg Lau dengan tegas menyatakan mengutuk pernyataan Presiden Francis dan menghimbau kepada pemerintah Indonesia untuk segera memutuskan hubungan diplomatic dengan Negara Francis dan menuntut segera  mengusir duta besar francis dari Indonesia serta menghimbau kepada masyarakat agar memboikot seluruh produk Francis yang beredar di Indonesia.



Massa yang hadir di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan menuntut agar Gubernur Sulawesi Selatan segera keluar untuk menyatakan sikap atas pernyataan Presiden Francis yang telah menyakiti hati umat Islam di seluruh dunia namun berhubung Gubernur tidak ada di kantor maka diwakili oleh Asisten 1 Provinsi Sulawesi Selatan Andi Aslam Patonangi. Andi Aslam kemudian  membacakan pernyataan sikap dari aksi bela Nabi Muhammad SAW.



Setelah dari Kantor Gubernur aksi kemudian diarahkan oleh jendral lapangan Ust Abdul Rahman untuk mengadakan konvoi kendaraan keliling di sekitar Kota Makassar dengan rute Jl.Urip Sumoharjo. Unung Bawakaraeng, Jl.Sudriman, Sungai Saddang, Arif Rate dan beberapa jalan lainnya yang berakhir di Jalan sungai Limboto Makassar, disini massa kemudian menginjak-injak poster Presiden francis.



Rapat tersebut juga memutuskan akan dibuat pernyataan dan tuntutan kepada pemerintah Indonesia yang antara lain adalah :

      1.Putuskan hubungan diplomatic dengan Francis

      2.Usir Duta Besar Francis dari Indonesia

      3.Hentikan import produk barang dari Francis

      4.Dihimbau kepada umat Islam untuk berhenti mengkonsumsi produk Francis

5.Dihimbau kepada Umat Islam untuk tidak mengunjungi retail-retail,swalayan dll,    

    yang pemegang sahamnya/pemiliknya dari Francis.




Aksi ini diikuti oleh antara lain : Laskar Tauhid, ANNAS Sulsel SMPB. BMI, Alkalam, Garuda Sul-Sel Kelompok Sapiria, Bikers Subhan Maros,LP3M dan beberapa perwakilan ormas dan masjid lainnya.