Tabloid Putra Pos I Aceh Timur- Jalan Nasional disepanjang Jalan Kabupaten Aceh Timur menjadi persoalan yang tak pernah habis-habisnya.
Kondisi jalan yang rusak berlubang kupak kapik menjadi pemandangan yang biasa di Kabupaten Aceh Timur. Entah mengapa pihak berwenang jalan Nasional yang rusak sangat lamban melakukan perbaikan.
Akibat jalan rusak yang dibiarkan tanpa perbaikan mengakibatkan seringnya terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa.
Baru -baru ini kecelakaan di Kecamatan Peureulak Barat, Desa Alue Bu jalan contohnya, sepasang suami isteri pengendara sepeda motor menjadi korban , mengakibatkan isteri pengendara sepeda motor meninggal dunia sedang suaminya menderita luka parah. Bermula satu unit mobil merek Avanza saat melintas dilokasi jalan rusak kaget melihat jalan rusak berlubang menghindar dengan membating setir kekanan sehingga menabrak pengendara sepeda motor yang dikendarai suami isteri tersebut.
Parahnya lagi, sebelum kejadian menimpa suami isteri dibulan Oktober ini, dilokasi yang sama juga terjadi kecelakaan maut, antara pengendara sepeda motor yang masuk ke jalan rusak yang berlubang BNN karena tak terkendali sehingga mengakibatkan pengendara sepeda motor menabrak satu unit mobil tangki sehingga pengendara sepeda mooror juga meninggal dunia.
Jalan Nasional Di Desa Beunot Kecamatan Darul Aman juga mengalami rusak parah. Menurut informasi masyarakat sekitar lokasi, bahwa banyaknya jalan rusak berlubang mengakibatkan sering pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan.
Karena kurang perhatian pemerintah, masyarakat menjadi kesal sehingga melakukan aksi menanam pohon dilokasi jalan rusak. Tampak pemandangan pohon pisang sekira tinggi 2 meter dan ditambah pohon lainnya ditancapkan di jalan yang berlubang. Menurut masyarakat sekitar lokasi, selain menunjukkan aksi protes dan kesal juga sebagai rambu rambu membantu kepada pengguna jalan agar tidak menjadi korban yang sekian kalinya.